Kami sedang menyiapkan yang Anda perlukan

Tips and TrickOtomotif
26 Maret 2025674Pembaca
Bagikan :
Sumber: Wahana Motor
Bagi Anda pengguna sepeda motor khususnya motor kopling, mungkin Anda pernah mengalami motor yang selip. Bisa jadi itu ciri-ciri kampas kopling motor habis. Motor yang selip terjadi ketika mesin mengeluarkan putaran tinggi namun roda tidak bergerak sesuai kecepatan yang diinginkan.
Hal ini terjadi disebabkan karena kampas kopling sudah tidak dapat memegang plat kopling dengan baik, yang biasa disebut dengan istilah kampas habis atau aus. Motor yang sering selip tadi merupakan salah satu dari ciri-ciri kampas kopling motor habis atau aus. Artikel ini akan membahas mengenai ciri-ciri kampas kopling motor habis dan cara mengatasinya.
Sebelum kita melihat apa saja ciri-ciri kampas kopling motor habis, terlebih dahulu kita cari tahu apa itu kampas kopling. Kampas kopling adalah salah satu komponen penting pada sistem transmisi motor, yang berfungsi untuk menghubungkan dan memutuskan hubungan antara mesin dan transmisi. Kampas kopling terdiri dari beberapa bagian, yaitu kampas kopling, plat kopling, dan piringan gesek.
Sumber: Oto Balancing
Fungsi utama kampas kopling adalah untuk memungkinkan mesin dapat berputar dan terhubung dengan transmisi saat kendaraan sedang berjalan. Ketika pedal kopling ditekan, kampas kopling akan menekan plat kopling dan memutuskan hubungan antara mesin dan transmisi. Sebaliknya, saat pedal kopling dilepas, kampas kopling akan melepaskan tekanannya pada plat kopling dan menghubungkan kembali mesin dengan transmisi.
Kampas kopling juga berfungsi sebagai pelindung transmisi dan mesin dari kerusakan akibat gesekan yang terus-menerus. Saat mesin berputar, kampas kopling akan mengalami gesekan dengan plat kopling, dan piringan gesek akan menahan gesekan tersebut agar tidak merusak bagian lain pada sistem transmisi.
Seperti pada komponen mesin lainnya, setiap benda memiliki ketahanan dan usia pakai. Dalam buku pedoman milik kendaraan, disarankan untuk melakukan pemeriksaan kampas kopling setiap 12.000 km atau 12 bulan. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan performa mesin dan mengetahui kondisi dari kampas kopling tersebut. Apakah kampas kopling sudah mulai habis atau masih dalam kondisi yang baik. Gaya berkendara sangat mempengaruhi umur dari kampas kopling.
Baca Juga: Mengenal Apa Itu Taksasi Kendaraan dan Ketentuan Perhitungannya
Berikut adalah ciri-ciri kampas kopling motor habis dan cara mengatasinya:
Saat kampas kopling sudah habis, maka proses perpindahan gigi akan terasa lebih sulit. Hal ini disebabkan karena kampas kopling tidak dapat memutuskan hubungan antara mesin dan transmisi dengan baik. Untuk mengatasinya dapat dengan memainkan gas ketika berganti gigi, atau dengan mengganti kampas kopling.
Jika RPM naik tetapi kecepatan motor tidak bertambah ketika digas, maka bisa jadi kampas kopling sudah aus. Hal ini terjadi karena kampas kopling tidak dapat mentransmisikan daya dengan baik dari mesin ke transmisi. Selain dengan mengganti kampas kopling, coba Anda pastikan gigi sudah terpasang dengan benar atau belum.
Saat kampas kopling sudah habis, maka akan sering terjadi slipping pada motor. Slip ini terjadi ketika mesin mengeluarkan putaran tinggi namun roda tidak bergerak sesuai kecepatan yang diinginkan. Hal ini disebabkan karena kampas kopling sudah tidak dapat memegang plat kopling dengan baik, dan daya cengkram kampas pada alat gesek mulai berkurang.
Solusinya adalah dengan mengganti kampas kopling yang aus dengan yang baru. Pastikan untuk membeli kampas kopling yang tepat untuk jenis dan model motor Anda.
Jika kampas kopling terbuat dari bahan asbes, maka ketika sudah aus akan menghasilkan bau terbakar yang khas. Jika Anda mencium bau seperti itu, segera periksa kondisi kampas kopling dan ganti dengan yang baru.
Hal lain yang dapat dirasakan dari ciri-ciri kampas kopling motor habis adalah mesin menjadi lebih cepat panas. Hal ini terjadi karena hilangnya daya cengkram kampas pada alat gesek sehingga membuat kedua komponen ini menjadi lebih sering bergesekan sehingga akhirnya menimbulkan panas.
Solusinya adalah dengan memeriksa dan memperbaiki sistem kopling. Penting juga untuk memperhatikan suhu lingkungan sebelum berkendara dan memastikan sistem pendingin mesin berfungsi dengan baik.
Selain beberapa ciri ciri diatas, ciri-ciri kampas kopling motor habis atau aus yang terakhir yaitu tarikan awal yang terasa tidak responsif. Biasanya akan terasa berat dan telat saat Anda mulai menarik tuas, lalu selang beberapa detik motor baru mau bergerak maju.
Jika kampas kopling sudah aus, maka bisa jadi akan terdengar bunyi berdecit saat pedal kopling ditekan atau dilepas. Hal ini disebabkan oleh gesekan kampas kopling yang tidak normal. Solusinya adalah dengan memeriksa dan mengganti plat gesek kopling yang aus atau rusak