Kami sedang menyiapkan yang Anda perlukan

Tips and TrickMengelola Keuangan
28 September 202616Pembaca
Bagikan :
Saat berencana membeli mobil, Anda mungkin sering mendengar istilah down payment (DP). DP menjadi salah satu komponen yang perlu Anda perhatikan, karena berkaitan dengan jumlah pembayaran awal dan nilai pembiayaan kendaraan.
Namun, apakah membeli mobil selalu membutuhkan DP? Berapa besar DP yang perlu disiapkan? Dan bagaimana pengaruhnya terhadap angsuran?
Simak penjelasan mengenai down payment mobil berikut ini sebelum menentukan pilihan kendaraan.
Down payment atau DP adalah sejumlah dana yang dibayarkan di awal ketika membeli kendaraan melalui skema pembiayaan.
Secara sederhana, DP merupakan bagian dari harga kendaraan yang dibayarkan terlebih dahulu. Sementara sisa nilai kendaraan dapat dibayarkan melalui pembiayaan sesuai tenor dan ketentuan yang disepakati.
Sebagai contoh, apabila harga mobil Rp300 juta dan DP yang disiapkan sebesar 20%, maka:
DP = 20% × Rp300 juta = Rp60 juta
Artinya, Rp60 juta menjadi bagian pembayaran awal, sedangkan nilai yang perlu dibiayai akan menyesuaikan skema pembiayaan yang dipilih.
Untuk pembelian mobil melalui pembiayaan, DP merupakan salah satu komponen yang perlu diperhitungkan dalam skema pembelian.
Besarnya DP dapat berbeda tergantung kendaraan, program yang berlaku, hasil analisa pembiayaan, serta ketentuan dari perusahaan pembiayaan dan dealer.
Karena itu, sebelum menentukan kendaraan, penting untuk mengetahui terlebih dahulu berapa jumlah pembayaran awal yang perlu disiapkan.
DP bukan hanya menjadi pembayaran awal. Besarnya DP juga dapat memengaruhi nilai pembiayaan yang perlu dibayarkan.
Semakin besar nominal DP yang dibayarkan di awal, maka nilai kendaraan yang perlu dibiayai dapat menjadi lebih kecil.
Sebaliknya, DP yang lebih kecil dapat membuat nilai pembiayaan menjadi lebih besar.
Nilai pembiayaan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi angsuran.
Karena itu, perbedaan jumlah DP dapat menghasilkan estimasi angsuran yang berbeda.
Selain DP, jumlah pembayaran awal juga dapat mencakup komponen lain sesuai dengan skema pembiayaan yang dipilih.
Karena itu, jangan hanya melihat nominal DP. Pastikan Anda mengetahui jumlah pembayaran awal yang perlu disiapkan.
Jumlah DP mobil tidak selalu sama. Beberapa faktor yang dapat memengaruhinya antara lain:
Harga kendaraan menjadi dasar dalam menentukan besarnya nominal DP.
Semakin tinggi harga kendaraan, maka nominal DP dengan persentase yang sama juga akan berbeda.
Setiap unit dan varian dapat memiliki harga dan skema pembiayaan yang berbeda.
Karena itu, pastikan Anda melihat informasi berdasarkan tipe kendaraan yang benar-benar ingin dipilih.
Dealer dapat menawarkan program tertentu yang memberikan ketentuan berbeda mengenai DP, jumlah pembayaran awal, atau benefit lainnya.
Bagi anda yang berlokasi di Solo raya dan tertarik membeli mobil honda, Anda dapat melihat Promo DP Ringan Solo.
Catatan: Detail program, syarat, dan ketentuan dapat berubah mengikuti kebijakan yang berlaku. Pastikan untuk mengonfirmasi informasi terbaru kepada dealer.
Besarnya DP dan skema pembayaran juga dapat mengikuti hasil analisa pembiayaan serta ketentuan yang berlaku.
Karena itu, angka yang terlihat dalam contoh atau simulasi belum tentu sama dengan hasil pengajuan setiap konsumen.
Agar lebih mudah dipahami, berikut contoh sederhana.
Misalnya:
Harga mobil: Rp300.000.000
DP: 20%
Maka:
20% × Rp300.000.000 = Rp60.000.000
Dengan demikian, contoh nominal DP adalah Rp60 juta.
Namun, jumlah pembayaran awal yang perlu disiapkan dapat berbeda karena dapat mencakup komponen lain sesuai dengan skema pembiayaan.
Tidak ada satu nilai DP yang otomatis sesuai untuk semua orang.
DP perlu disesuaikan dengan kondisi finansial masing-masing. Anda perlu mempertimbangkan berapa dana yang tersedia saat pembelian sekaligus kemampuan membayar angsuran dan biaya kendaraan setelah mobil dimiliki.
Sebagai contoh, menyiapkan DP lebih besar dapat mengurangi nilai pembiayaan. Namun, jangan sampai seluruh dana yang ada di tabungan digunakan untuk DP sehingga kebutuhan finansial lainnya tidak memiliki alokasi yang cukup.
Sebelum membeli mobil, Anda dapat mempertimbangkan beberapa hal berikut.
Hitung dana yang memang dapat dialokasikan untuk pembelian kendaraan tanpa mengganggu kebutuhan rutin.
Selain DP, pertimbangkan juga nominal angsuran yang perlu dibayarkan setiap bulan.
Jangan mengalokasikan seluruh dana hanya untuk pembayaran awal. Anda juga perlu mempertimbangkan kebutuhan lain seperti bahan bakar, perawatan, pajak, dan asuransi.
Anda dapat membandingkan pilihan DP dan tenor untuk mendapatkan gambaran mengenai pembayaran awal serta estimasi angsuran.
Pastikan Anda memahami tenor, angsuran, jumlah pembayaran awal, biaya, dan ketentuan lainnya sebelum menandatangani perjanjian pembiayaan.
Salah satu cara untuk mendapatkan gambaran mengenai kebutuhan dana adalah menggunakan simulasi pembiayaan.
Dengan memasukkan pilihan kendaraan, DP, dan tenor, Anda dapat melihat estimasi angsuran berdasarkan skema yang tersedia.
Sebagai contoh:
Komponen | Contoh |
| Harga kendaraan | Rp300.000.000 |
| DP 20% | Rp60.000.000 |
| Nilai pembiayaan | Rp240.000.000 |
| Tenor | 36 bulan |
| Estimasi angsuran | Rp6.700.000 |
Catatan: Perhitungan di atas merupakan simulasi. Hitungan dan nilai pembayaran sesungguhnya dapat disesuaikan dengan unit yang akan diambil
Sebelum menentukan kendaraan, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal berikut:
Tentukan model dan varian kendaraan.
Pahami ketentuan pembiayaan sebelum melakukan pengajuan.
Dengan persiapan tersebut, Anda dapat memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai kebutuhan dana sebelum membeli mobil.
Down payment merupakan salah satu komponen penting yang perlu diperhitungkan saat membeli mobil melalui pembiayaan.
Selain menentukan besarnya DP, Anda juga perlu mempertimbangkan angsuran, tenor, serta biaya kepemilikan kendaraan lainnya.
Dengan memahami cara kerja DP dan menggunakan simulasi pembiayaan, Anda dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kebutuhan dana sebelum menentukan pilihan kendaraan.
Yuk, gunakan simulasi pembiayaan Mobil Baru di ACC ONE dan sesuaikan pilihan mobil dengan kebutuhan serta kemampuan finansial Anda.
pengajuan pembiayaan mobil untuk customer atas nama perorangan adalah sebagai berikut :
1. Fotokopi KTP/KITAS dan Passport (untuk WNA)
2. Fotokopi KK
3. NPWP
4. Slip gaji atau keterangan penghasilan
5. Cover buku tabungan
6. Surat keterangan usaha (untuk wiraswasta)"
Tenor maksimum pembiayaan mobil baru di ACC biasanya bisa sampai dengan 5 tahun (60 bulan)
Pengajuan pembiayaan mobil baru dapat diakses melalui website ACC ONE di link https://www.acc.co.id/product/mobil-baru
Pembiayaan mobil baru serah-terima unit dilakukan berdasarkan ketersediaan unit di dealer terkait
ACC melayani pembiayaan mobil listrik, termasuk produk non-Astra dan mengarahkan customer untuk datang ke cabang ACC terdekat untuk mengetahui detail terkait pembiayaan mobil listrik.
#tips
#pembiayaan
#mobil
#mobilbekas
#mobilbaru
Berita Lainnya
Lihat semuaBerita Lainnya
Lihat semua