Kami sedang menyiapkan yang Anda perlukan

Tips and TrickMengelola Keuangan
30 Januari 202614Pembaca
Bagikan :
Memiliki mobil, baik baru maupun bekas, artinya ada kewajiban cicilan yang harus dibayar rutin setiap bulan. Selain cicilan, pemilik mobil juga perlu menyiapkan dana untuk biaya operasional seperti bahan bakar, perawatan, hingga asuransi.
Dalam kondisi ini, penghasilan tambahan perlu dikelola dengan bijak agar memperkuat cash flow, bukan sekadar menambah pemasukan tanpa arah. Hal ini dikarenakan dengan pengelolaan yang tepat, kondisi keuangan Anda dapat tetap sehat.
Lalu, bagaimana cara mengelola penghasilan tambahan agar efektif sekaligus tetap aman saat cicilan mobil berjalan? Berikut 7 panduan langkah demi langkah yang bisa Anda pertimbangkan.

Berikut adalah cara bijak mengelola pemasukan ekstra saat Anda memiliki tanggungan cicilan kendaraan:
Langkah pertama, yaitu memahami kondisi keuangan setelah memiliki cicilan mobil. Hitung total pemasukan bulanan, lalu bandingkan dengan pengeluaran tetap, seperti cicilan mobil, kebutuhan rumah tangga, dan biaya transportasi.
Dari perhitungan ini, Anda bisa melihat apakah kondisi keuangan masih sehat atau tidak. Keuangan yang sehat adalah keuangan yang memiliki kewajiban maksimal 30% dari pendapatan per bulan. Di atas angka tersebut, anda perlu berhati-hati untuk mengambil tindakan untuk mengajukan pinjaman.
Jika anda memiliki keuangan yang kurang sehat, tetapi memiliki waktu luang cukup banyak, gunakan waktu luang anda untuk mencari penghasilan sampingan, agar menjaga arus kas tetap stabil.
Selain pekerjaan sampingan konvensional, sebagian orang mulai melirik pasar keuangan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pendapatan mereka.
Salah satu instrumen yang sering dipelajari adalah emas karena pergerakan harganya dipengaruhi faktor global seperti inflasi, nilai tukar, dan kondisi ekonomi dunia.
Dalam konteks ini, trading emas dapat dimaknai sebagai sarana belajar memahami dinamika pasar dan manajemen risiko, bukan sebagai jalan pintas untuk membayar cicilan mobil.
Dengan pendekatan yang terukur, dan menggunakan uang dinging, aktivitas ini dapat membantu Anda menambah pendapatan sekaligus melatih disiplin dalam mengambil keputusan.
Namun, sebelum anda masuk ke pasar keuangan, Anda perlu memperhatikan kondisi keuangan, risiko investasi yang akan dijalankan, dan tetap atur emosional Anda.
Pemilik cicilan mobil sebaiknya memilih penghasilan tambahan yang fleksibel dan tidak membutuhkan komitmen waktu atau modal besar. Apalagi, jika aktivitas tersebut terlalu menyita waktu atau dana justru berisiko mengganggu kestabilan keuangan.
Pada tahap ini, fokus Anda bukan mengejar hasil yang cepat, melainkan mencari aktivitas yang bisa dijalankan secara bertahap dan konsisten, sambil tetap menjalankan kewajiban utama sebagai pemilik kendaraan.
Apa pun bentuk penghasilan tambahan yang Anda pilih, pemahaman manajemen risiko menjadi hal yang paling penting, terutama bagi pemilik cicilan mobil.
Manajemen risiko ini mencakup cara mengatur keuangan, membatasi risiko, serta memastikan dana untuk cicilan tetap aman.
Adanya pendekatan ini dapat membantu Anda menjaga agar aktivitas tambahan tidak berdampak negatif pada kewajiban bulanan, terutama cicilan mobil yang bersifat tetap dan tidak bisa ditunda.
Setiap orang memiliki kondisi dan toleransi risiko yang berbeda. Bagi pemilik mobil dengan cicilan berjalan sebaiknya menyesuaikan aktivitas tambahan dengan profil keuangan masing-masing.
Lalu, hindari juga aktivitas yang berpotensi menimbulkan tekanan finansial atau ketergantungan pada hasil jangka pendek.
Hal in dikarenakan penghasilan tambahan idealnya berfungsi sebagai pelengkap, bukan sebagai sumber utama untuk menutup cicilan kendaraan.
Tujuan dari penghasilan tambahan tidak harus langsung besar. Beberapa orang menargetkan untuk menambah dana darurat, membantu biaya perawatan mobil, atau memperkuat tabungan jangka panjang.
Nah, dengan tujuan yang realistis, aktivitas tambahan juga bisa dijalankan secara konsisten tanpa menimbulkan ekspektasi berlebihan yang justru berisiko bagi kondisi keuangan.
Selanjutnya, evaluasi rutin menjadi langkah penting agar penghasilan tambahan tetap sejalan dengan kondisi keuangan.
Jangan lupa untuk memastikan cicilan mobil baru atau bekas tetap terbayar tepat waktu, biaya operasional kendaraan terkendali, dan aktivitas tambahan tidak mengganggu kebutuhan utama.
Sebab dengan evaluasi berkala, kamu bisa menyesuaikan strategi keuangan sesuai perubahan kondisi, baik dari sisi pemasukan maupun pengeluaran.
Itu dia 7 cara mengelola penghasilan tambahan untuk menjaga stabilitas finansial tanpa menambah beban baru. Jika Anda memiliki hutang lebih dari 30% dari gaji Anda per bulannya, Anda dapat fokus untuk menurunkan rasio hutang Anda agar keuangan lebih Sehat.
Jika keuangan anda sehat, tetapi Anda butuh pinjaman mendesak dengan jumlah yang cukup besar, ACC Danaku dapat menjadi opsi yang dapat dipertimbangkan.
Melalui ACC Danaku, Anda bisa mendapatkan dana tambahan dengan proses yang simpel dan efisien.
Cukup dengan menjaminkan BPKB mobil, Anda dapat mengajukan pinjaman hingga 85% dari nilai mobil yang dijadikan jaminan. Prosesnya praktis dan transparan.
Dengan tenor fleksibel dan suku bunga ringan mulai 0,69% flat per bulan sehingga pengajuan pinjaman terasa lebih nyaman dan terjangkau.
ACC Danaku juga menyediakan proses pengajuan secara online maupun offline, didukung sistem yang aman dan diawasi langsung oleh OJK sehingga Anda bisa lebih mudah untuk mengajukan pinjaman.
Jika masih ragu, ACC Danaku juga menyediakan fitur simulasi kredit untuk membantu Anda merencanakan keuangan dan skema pinjaman sesuai kebutuhan.
Yuk, percayakan kebutuhan finansial Anda pada ACC ONE!
#tips
#keuangan
Berita Lainnya
Lihat semua