Kami sedang menyiapkan yang Anda perlukan

Tips and TrickMengelola Keuangan
7 Juli 2026160Pembaca
Bagikan :
Memilih sumber pembiayaan yang tepat merupakan keputusan penting dalam perencanaan keuangan. Banyak orang bingung membedakan antara pembiayaan bank dan layanan dari lembaga pembiayaan.
Memahami perbedaan pembiayaan bank dan lembaga pembiayaan dapat membantu Anda menentukan solusi yang paling sesuai. Dengan begitu, kebutuhan dana dapat terpenuhi secara lebih mudah.
Lalu, apa saja perbedaan pembiayaan bank dan lembaga pembiayaan? Simak pembahasannya dalam artikel berikut.
Pinjaman bank adalah fasilitas kredit yang diberikan oleh bank kepada nasabah berdasarkan syarat dan ketentuan tertentu. Dana yang diberikan harus dikembalikan sesuai tenor yang disepakati.
Beberapa jenis pembiayaan bank yang umum ditemui antara lain:
Kredit Tanpa Agunan (KTA)
Kredit Pemilikan Rumah (KPR)
Kredit Kendaraan Bermotor (KKB)
Kredit Modal Kerja
Kredit Investasi
Lembaga pembiayaan adalah perusahaan non-bank yang menyediakan layanan pembiayaan, biasanya untuk pembelian kendaraan, alat berat, kebutuhan konsumsi atau kebutuhan untuk modal usaha.
Di Indonesia terdapat berbagai perusahaan pembiayaan yang telah terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan.
Beberapa di antaranya bergerak di bidang pembiayaan kendaraan, pembiayaan multiguna, hingga pembiayaan dengan jaminan aset.
Salah satu contohnya adalah entitas perusahaan Astra Credit Companies atau ACC yang dikenal sebagai perusahaan pembiayaan dengan beragam produk pembiayaan, mulai dari pembiayaan mobil baru dan bekas untuk semua merek, pembiayaan mobil bekas melalui dealer maupun perorangan dan juga melayani pembiayaan Commercial Business.
ACC juga memiliki produk pembiayaan ACC Danaku, solusi finansial yang terpercaya, aman dan fleksibel yang dapat mendukung kebutuhan masyarakat mulai dari pernikahan impian, renovasi rumah, pendidikan, liburan, naik Haji hingga investasi emas.
Produk yang tersedia di lembaga pembiayaan cukup beragam, seperti:
Pembiayaan kendaraan bermotor
Pembiayaan multiguna
Dana tunai dengan jaminan BPKB mobil
Pembiayaan alat usaha
Pembiayaan kebutuhan konsumtif
Setelah memahami kedua layanan tersebut, berikut perbedaan utama yang perlu diketahui.

Agar lebih jelas, berikut perbandingan antara pembiayaan bank dan lembaga pembiayaan:
Aspek Pembeda | Bank | Perusahaan Pembiayaan |
Fungsi Utama | Menghimpun dana dari masyarakat (melalui produk simpanan) dan menyalurkannya dalam bentuk pinjaman. | Berfokus pada penyaluran dana (pembiayaan) tanpa menghimpun dana dari masyarakat. |
Sumber Dana | Berasal dari nasabah yang menyimpan uang (seperti tabungan, deposito, dan giro). | Berasal dari modal pemilik, pinjaman, atau penerbitan surat utang. |
Regulasi | Diatur dan diawasi oleh 3 lembaga (BI, Otoritas Jasa Keuangan, dan LPS). Mengacu pada UU Perbankan dan berbagai undang-undang pendukung lainnya. | Diatur dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) terkait perusahaan pembiayaan dan manajemen risiko. |
Risiko | Menghadapi risiko kredit, likuiditas yang tinggi (karena mengelola dana masyarakat), pasar, operasional, serta hukum dan kepatuhan. | Risiko utama adalah kredit. Risiko likuiditas lebih rendah dibanding bank, ditambah risiko operasional, strategis, dan kepatuhan. |
Jaminan atau Agunan | Fleksibel; memiliki produk dengan jaminan maupun tanpa jaminan (seperti KTA), bergantung pada riwayat kredit dan penghasilan peminjam. | Umumnya mensyaratkan agunan (seperti BPKB). Barang yang dibiayai sering kali dijadikan sebagai jaminan utama. |
Tabel di atas membantu Anda memahami perbedaan antara pinjaman di Bank dengan lembaga pembiayaan.
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengajukan pembiayaan.
Legalitas menjadi faktor utama dalam memilih perusahaan pembiayaan.
Pahami bunga, tenor, biaya administrasi, dan kewajiban pembayaran.
Cari informasi mengenai pengalaman dan layanan yang diberikan kepada konsumen.
Ajukan pembiayaan melalui website atau saluran resmi perusahaan. Memilih lembaga resmi seperti ACC yang sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan akan terhindar dari risiko penipuan.

Bagi Anda yang membutuhkan alternatif pembiayaan, produk pembiayaan dengan jaminan BPKB mobil ACC Danaku dapat menjadi salah satu pilihan.
Dana yang diperoleh dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pendidikan, renovasi rumah, hingga liburan keluarga.
Pengajuan dilakukan dengan menjaminkan BPKB mobil sebagai dengan jaminan. Kendaraan tetap dapat digunakan untuk aktivitas sehari-hari karena yang dijaminkan adalah dokumennya.
Proses pengajuan juga dapat dilakukan secara online melalui ACC ONE sehingga lebih praktis. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut berbagai keunggulan yang ditawarkan ACC Danaku.
ACC Danaku tidak membatasi penggunaan dana. Anda bebas menentukan tujuan pembiayaan sesuai kebutuhan.
Cukup gunakan BPKB mobil Anda sebagai agunan. Proses administrasi mudah dan mobil tetap bisa digunakan.
Pengajuan dapat dilakukan secara online melalui website ACC ONE atau WhatsApp resmi ACC ONE.
ACC Danaku menawarkan suku bunga mulai dari 0,65% flat per bulan. Besaran suku bunga ini dapat menjadi salah satu pertimbangan saat memilih layanan pembiayaan.
Anda dapat memilih jangka waktu cicilan mulai dari 12 bulan hingga 36 bulan menyesuaikan kemampuan keuangan.
ACC Danaku menawarkan limit pembiayaan hingga Rp500 juta untuk membantu memenuhi berbagai kebutuhan dana setelah pengajuan disetujui.
ACC Danaku menerima jaminan BPKB mobil dengan usia hingga 20 tahun, memberikan peluang lebih luas bagi pemilik mobil lama.
ACC Danaku merupakan produk pembiayaan dari ACC yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, sehingga Anda dapat mengajukan pembiayaan melalui lembaga yang dapat dipercaya.
ACC Danaku menyediakan dua jalur pengajuan: melalui WhatsApp resmi ACC ONE dan website ACC ONE. Berikut langkah-langkahnya:
Anda akan terhubung langsung dengan tim ACC.
Siapkan dan kirimkan dokumen yang diminta melalui chat.
Tunggu proses verifikasi dan persetujuan dari tim ACC.
Untuk pengajuan Pembiayaan perorangan di ACC Danaku, Anda perlu menyiapkan dokumen berikut:
KTP yang masih berlaku
NPWP
KK
STNK mobil
BPKB mobil asli
Bukti penghasilan atau rekening koran
Cover buku tabungan
Pastikan semua dokumen asli dan sesuai agar proses berjalan lancar.
ACC Danaku menawarkan limit pembiayaan hingga Rp500 juta. Jumlah pembiayaan yang disetujui akan menyesuaikan hasil analisa kredit dan kendaraan yang dijadikan jaminan.
Pembiayaan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan dana sesuai kebutuhan Anda. Agar lebih jelas, berikut simulasi kredit menggunakan unit 2022 Toyota Avanza 1.5 G M/T:
Tenor | Angsuran per Bulan |
12 bulan | Rp3.450.000 |
24 bulan | Rp1.930.000 |
36 bulan | Rp1.490.000 |
Tenor | Angsuran per Bulan |
12 bulan | Rp5.980.000 |
24 bulan | Rp3.290.000 |
36 bulan | Rp2.500.000 |
Tenor | Angsuran per Bulan |
12 bulan | Rp8.520.000 |
24 bulan | Rp4.640.000 |
36 bulan | Rp3.510.000 |
* Perhitungan bersifat simulasi, hitungan dan nilai pencairan dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan analisa kredit, kondisi dan jenis mobil yang dijaminkan.
Memilih antara pembiayaan bank dan lembaga pembiayaan perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan Anda. Jika Anda membutuhkan dana tunai dengan proses mudah, ACC Danaku adalah solusi yang tepat.
ACC Danaku menawarkan suku bunga mulai 0,65% per bulan, limit pembiayaan hingga Rp500 juta setelah pengajuan disetujui, serta merupakan produk pembiayaan dari ACC yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Tersedia juga fitur simulasi pembiayaan untuk membantu Anda merencanakan cicilan. Kunjungi ACC ONE sekarang juga dan temukan solusi pembiayaan dana yang sesuai kebutuhan Anda!
#mobil
#dana
#bpkb
#pembiayaan
#tunai
Berita Lainnya
Lihat semuaBerita Lainnya
Lihat semua