Kami sedang menyiapkan yang Anda perlukan

BeritaSeputar Dana
16 Juni 2026128Pembaca
Bagikan :
Saat membutuhkan dana tunai, pilihan produk pembiayaan kini semakin beragam.
Dua jenis yang paling sering dibandingkan adalah pembiayaan syariah dan pembiayaan konvensional. Keduanya sama-sama bertujuan membantu kebutuhan finansial, namun berbeda dari sisi prinsip, sistem imbal hasil, hingga jenis produk yang ditawarkan.
Memahami perbedaan keduanya penting agar Anda bisa memilih produk yang benar-benar sesuai.
Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini sebelum Anda mengambil keputusan finansial yang tepat.
Pembiayaan syariah adalah skema pembiayaan yang berlandaskan prinsip-prinsip Islam. Sistem ini bebas dari riba (bunga), dan setiap transaksi dilakukan melalui akad yang disepakati kedua pihah.
Akad yang umum digunakan antara lain murabahah (jual beli), ijarah (sewa), dan musyarakah (bagi hasil). Seluruh produk syariah diawasi oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).
Pembiayaan konvensional bekerja dengan sistem bunga. Lembaga pembiayaan memberikan dana, dan nasabah mengembalikannya beserta bunga yang telah disepakati di awal.
Sistem ini diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lebih umum dijumpai di pasar. Produknya pun lebih beragam, mulai dari KTA, kredit kendaraan, hingga pinjaman dengan jaminan BPKB mobil.
Secara umum, keduanya sama-sama memberikan akses dana. Namun ada beberapa perbedaan mendasar yang perlu Anda ketahui:
Aspek | Syariah | Konvensional |
Dasar hukum | Prinsip Islam / DSN-MUI | Hukum perdata / OJK |
Sistem imbal hasil | Bagi hasil / margin tetap | Bunga tetap atau floating |
Akad | Murabahah, ijarah, musyarakah | Perjanjian kredit standar |
Transparansi harga | Harga jual ditetapkan di awal akad | Bunga bisa berubah (floating) |
Denda keterlambatan | Diatur khusus (ta'zir), dana ke sosial | Denda bunga sesuai perjanjian |
Ketersediaan produk | Lebih terbatas | Lebih beragam |
Pilihan antara syariah dan konvensional sangat bergantung pada prioritas dan kondisi finansial Anda.
Pertimbangkan pembiayaan syariah jika:
Prinsip bebas riba adalah prioritas utama Anda
Anda menginginkan kepastian harga sejak awal akad
Anda lebih nyaman dengan sistem bagi hasil atau margin tetap
Pertimbangkan pembiayaan konvensional jika:
Anda membutuhkan dana cepat dengan proses yang lebih mudah
Anda memerlukan plafon besar dengan jaminan seperti BPKB mobil
Anda ingin fleksibilitas tenor dan simulasi kredit yang transparan
Yang terpenting, pastikan lembaga pembiayaan yang Anda pilih sudah terdaftar dan diawasi OJK agar transaksi tetap aman dan terlindungi.

Memilih produk pembiayaan tidak boleh sembarangan. Anda perlu memastikan bahwa produk pembiayaan yang dipilih dapat dipastikan aman, transparan, dan sesuai kebutuhan.
ACC Danaku merupakan produk pembiayaan dari entitas perusahaan ACC yang berizin dan diawasi oleh OJK. Berikut keunggulannya:
Dana bisa cair dalam 1 hari kerja setelah pengajuan disetujui.
Plafon pencairan hingga Rp500 juta sesuai hasil analisa kredit.
Suku bunga mulai dari 0,69% per bulan sehingga cicilan bulanan Anda lebih terukur.
Pilihan tenor hingga 36 bulan. Anda bisa memilih masa tenor mulai dari 12 hingga 36 bulan, disesuaikan dengan kemampuan bayar Anda.
Usia kendaraan hingga 20 tahun. ACC Danaku memberi kesempatan bagi pemilik mobil berusia tua.
Berizin dan diawasi OJK. ACC Danaku merupakan produk pembiayaan dari entitas perusahaan ACC yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Simulasi pembiayaan yang transparan. Hitung estimasi dana dan cicilan langsung melalui fitur simulasi di website ACC ONE sebelum mengajukan pembiayaan.
Sebelum mengajukan pinjaman, pastikan Anda telah menyiapkan syarat yang dibutuhkan agar proses pengajuan pembiayaan berjalan lancar.
Mengajukan pembiayaan dengan jaminan BPKB mobil melalui ACC Danaku adalah langkah yang tepat untuk mendapatkan dana sesuai kebutuhan Anda.
Untuk pembiayaan atas nama perorangan, berikut dokumen utama yang perlu disiapkan:
Mengajukan pinjaman BPKB mobil di ACC Danaku bisa dilakukan sepenuhnya secara online melalui WhatsApp atau website resmi ACC ONE.
Melalui Situs ACC ONE
Sebelum mengajukan pembiayaan, ada baiknya Anda melakukan simulasi pembiayaan terlebih dahulu.
Dengan simulasi, Anda bisa memperkirakan besar cicilan bulanan dan memilih tenor yang paling sesuai dengan kondisi keuangan Anda.
Berikut simulasi pembiayaan dana tunai Rp20.000.000,00 dengan jaminan BPKB Daihatsu Terios 1.5 R M/T (2021):
Tenor | Angsuran per Bulan |
12 bulan | Rp2.450.000 |
24 bulan | Rp1.330.000 |
36 bulan | Rp1.000.000 |
Catatan: Perhitungan bersifat simulasi, hitungan dan nilai pencairan dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan analisa kredit, kondisi dan jenis mobil yang dijaminkan.
Pembiayaan syariah dan konvensional sama-sama hadir untuk memenuhi kebutuhan finansial Anda. Memahami perbedaan keduanya adalah langkah awal yang bijak sebelum mengajukan pinjaman.
Jika Anda membutuhkan dana mendesak untuk memenuhi keperluan pendidikan, renovasi rumah, pernikahaan, atau kesehatan, pembiayaan jaminan BPKB mobil di ACC Danaku secara konvensional bisa menjadi solusi yang tepat.
Melalui ACC Danaku, Anda bisa menikmati proses cair dalam sehari kerja setelah pengajuan disetujui. Pilihan tenornya hingga 36 bulan dan plafon hingga Rp500 juta!
Ditambah dengan fitur simulasi pembiayaan, Anda dapat merencanakan keuangan secara lebih bijak dan sesuai kondisi finansial.
Yuk, ajukan pinjaman dana di ACC ONE sekarang dan dapatkan dana pembiayaan untuk berbagai kebutuhan Anda!
#mobil
#dana
#bpkb
#pinjaman
#tunai
Berita Lainnya
Lihat semuaBerita Lainnya
Lihat semua