PIAGAM UNIT AUDIT INTERNAL

Bagikan :

Struktur, Kedudukan, dan Tanggung Jawab Audit Internal

Unit Audit Internal bertanggung jawab langsung kepada Presiden Direktur. Dengan berpedoman pada Piagam Audit Internal, unit Audit Internal selalu berupaya mencari cara terbaik dalam bekerja sama dengan manajemen untuk memastikan pelaksanaan dan pengelolaan sistem pengendalian sejalan dengan tujuan Perseroan melalui upaya-upaya peningkatan kelayakan dan efektifitas sistem pengendalian internalnya dan pengelolaan risiko.

Dalam menjalankan tugasnya, audit internal diberikan kewenangan untuk melakukan audit sekaligus memberikan konsultasi terhadap permasalahan pengendalian internal dan aktivitas terkait lainnya pada seluruh proses dalam unit bisnis dengan memperhatikan tingkat risiko yang wajar.

Pelaksanaan kegiatan audit yang berbasis risiko ini berpedoman pada standar internasional dari Institute of Internal Audit (IIA) dan The Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO), yang bertujuan untuk memberikan jaminan yang independen kepada manajemen bahwa kepatuhan terhadap standar operasi dan peraturan serta sistem pengendalian internal telah berfungsi sesuai dengan acuan yang ditetapkan.

Penyusunan rencana audit dilakukan dengan berbasis risiko dan secara sistematis melalui konsultasi dengan manajemen, Direksi, dan Komite Audit yang mempertimbangkan faktor finansial dan operasional, aspek risiko, kinerja pengendalian internal di masa lalu, dan aspek-aspek penting lainnya. Rencana audit didiskusikan bersama dengan Direksi dan Komite Audit untuk mendapat persetujuannya.

Penyelengaraan kegiatan audit berdasarkan rencana audit, permasalahan yang ditemukan, dan aspek yang memerlukan perbaikan diidentifikasi dan tindak lanjut atas rekomendasi rencana perbaikan dipantau secara terus menerus. Pelaporan seluruh aktivitas ini dilakukan secara triwulan dan didiskusikan dengan Direksi serta Dewan Komisaris melalui Komite Audit.

Kegiatan Utama Audit Internal

Kegiatan audit sebagai mitra bisnis dalam penyelenggarakan kegiatan operasional Perseroan berfokus pada peningkatan kontrol internal diseluruh unit bisnis untuk memitigasi risiko yang dapat menghambat pencapaian tujuan Perseroan. Kegiatan ini tidak hanya melalui penyelenggaraan audit di cabang dan kantor pusat melalui suatu pemetaan proses-proses utama yang sistematis tetapi juga mencakup penyelengaraan fungsi konsultasi untuk meningkatkan efektifitas proses bisnis dan pengendaliannya, termasuk di dalamnya pelaksanaan program-progam control awareness.

Untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas kerja serta optimalisasi penggunaan sumber daya audit, digunakan suatu aplikasi Continuous Audit dan Audit Management System yang dibuat berdasarkan metodologi standar audit dalam pengelolaan kerja untuk mengidentifikasi risiko-risiko kritikal dan pengaturan sumber daya audit yang optimal.

Perseroan juga secara rutin melakukan kajian secara Independen atas quality assurance unit audit internal untuk memastikan bahwa proses audit yang dilaksanakan sesuai dengan standar yang berlaku serta mampu mendeteksi potensi pengembangan proses audit secara berkesinambungan.

Upaya standarisasi dan peningkatan kompetensi auditor dilakukan secara terus menerus melalui program-program pelatihan serta sertifikasi profesi melalui badan sertifikasi resmi.