Kami sedang menyiapkan yang Anda perlukan

Tips and TrickMengelola Keuangan
19 Maret 202615Pembaca
Bagikan :
Tunjangan Hari Raya (THR) sudah di tangan, namun tidak sedikit orang yang mendapati uang tersebut cepat habis tanpa terasa. Masalah klasik yang dialami banyak orang setiap tahunnya, terutama saat perayaan hari raya seperti Idul Fitri tiba.
Tanpa perencanaan yang matang, uang THR mudah tergerus begitu saja untuk berbagai kebutuhan tanpa disadari.
Mulai dari belanja kebutuhan Lebaran, memberi bungkusan untuk sanak saudara, hingga pengeluaran kecil yang tak terlihat namun jika dikumpulkan sebenarnya tak sedikit jumlahnya.
Padahal, jika dikelola dengan strategi yang tepat, THR bisa dimanfaatkan untuk hal lain yang lebih berguna, bahkan bisa untuk membantu menyokong kondisi keuangan Anda.

Banyak orang menganggap THR sebagai “bonus belanja” semata, padahal kegunaannya jauh lebih besar daripada itu. Jika dikelola dengan benar, THR bisa menjadi fondasi finansial yang memperkuat kondisi keuangan Anda sepanjang tahun.
Apalagi, periode Ramadhan dan Idul Fitri biasanya diikuti dengan peningkatan pengeluaran rumah tangga. Kebutuhan seperti belanja makanan, pakaian baru, hingga biaya mudik sering membuat pengeluaran meningkat dibandingkan bulan-bulan biasa.
Sebagai gambaran, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya inflasi musiman selama Ramadan. Pada Maret 2025 yang bertepatan dengan periode Ramadhan, inflasi bulanan Indonesia tercatat sebesar 1,65 persen, tertinggi untuk bulan Ramadhan dalam lima tahun terakhir.
Kondisi ini menunjukkan bahwa tanpa alokasi yang jelas, uang THR bisa habis hanya dalam hitungan minggu. Oleh karena itu, penting untuk memahami tips kelola uang THR agar penggunaannya lebih terarah.
Berikut ini sepuluh langkah yang bisa Anda terapkan begitu uang THR diterima. Setiap poin dirancang untuk membantu Anda memaksimalkan nilai THR secara finansial.
Jangan tunggu uang THR masuk baru mulai berpikir alokasinya. Rencanakan dari jauh hari dengan membagi THR untuk berbagai tujuan seperti: kebutuhan Lebaran, cicilan atau utang, tabungan, dan investasi.
Proporsi yang umum digunakan adalah 50% kebutuhan, 20% tabungan, 20% investasi, dan 10% untuk hiburan atau hadiah.
Jika Anda memiliki cicilan atau utang yang perlu dilunasi, jadikan hal tersebut sebagai prioritas pertama. Terlebih jika utang tersebut memiliki bunga tinggi, karena melunasinya dapat langsung mengurangi beban finansial Anda.
Dengan begitu, sisa dana THR dapat dialokasikan untuk kebutuhan lain yang lebih produktif.
Salah satu tips yang bisa dicoba lainnya adalah memisahkan uang THR dari rekening operasional sehari-hari.
Anda dapat membuka rekening terpisah atau memanfaatkan fitur kantong digital agar dana THR lebih terkontrol dan tidak mudah terpakai untuk pengeluaran yang tidak direncanakan.
Sebagian dana THR juga bisa dimanfaatkan untuk memperkuat dana darurat. Idealnya, dana darurat setara dengan 3-6 kali pengeluaran bulanan.
Jika target tersebut belum tercapai, THR bisa menjadi kesempatan yang baik untuk mulai membangun atau menambah dana darurat Anda.
Belanja Lebaran memang sudah seperti bagian dari tradisi yang sulit dipisahkan dari perayaan hari raya, tetapi tetap perlu diatur dengan bijak.
Karena itu, penting untuk menerapkan budgeting agar pengeluaran tetap terkontrol. Buat daftar kebutuhan prioritas seperti pakaian, hampers, atau THR untuk keluarga, lalu tentukan batas anggaran untuk setiap pengeluaran.
Selain untuk kebutuhan dan tabungan, sebagian dana THR juga dapat dialokasikan ke investasi. Daripada menyimpan seluruhnya di tabungan, Anda bisa mempertimbangkan untuk mengalokasikan sebagian ke instrumen investasi.
Salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan adalah investasi aset digital melalui aplikasi crypto terpercaya yang telah memiliki izin resmi, sehingga Anda dapat mulai membangun portofolio dengan dana THR Anda.
Jika Anda berencana menginvestasikan sebagian dana THR, pertimbangkan untuk membaginya ke beberapa instrumen.
Selain aset digital, Anda juga bisa memilih reksa dana, obligasi, atau saham luar negeri yang tersedia melalui berbagai platform digital. Strategi diversifikasi membantu menyeimbangkan risiko sekaligus memperluas peluang pertumbuhan dana .
Setelah Lebaran berlalu, penting untuk tetap menjaga pola pengeluaran agar tidak meningkat secara berlebihan.
Ingat bahwa THR bukanlah tambahan pendapatan yang bersifat permanen. Karena itu, usahakan tetap pada pola keuangan yang sudah direncanakan dan hindari pembelian besar yang tidak benar-benar dibutuhkan.
Setelah dana THR dialokasikan, luangkan waktu untuk mengevaluasi kondisi keuangan secara berkala.
Periksa apakah tabungan dan investasi berjalan sesuai rencana serta apakah pengeluaran masih terkendali. Evaluasi rutin membantu Anda tetap berada pada jalur keuangan yang telah ditetapkan.
Lebih dari sekadar bonus tahunan, THR juga bisa menjadi momentum untuk memperbaiki pengelolaan keuangan.
Anda bisa mulai menyusun anggaran yang lebih terarah, membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat, hingga menetapkan target keuangan jangka menengah dan panjang.
Mengetahui apa yang perlu dilakukan dalam mengelola THR saja tidak cukup. Penting juga untuk memahami beberapa hal yang sering menjadi penyebab rencana pengelolaan THR tidak berjalan sesuai rencana, seperti:
Tidak menyisihkan dana darurat atau tabungan sejak awal, sehingga THR habis untuk kebutuhan jangka pendek tanpa alokasi untuk keperluan di masa mendatang
Setelah memahami berbagai tips kelola uang THR, mulai dari menyusun alokasi hingga memulai investasi, tentunya Anda kini memiliki bekal yang lebih baik untuk mengelola THR secara bijak untuk keberhasilan finansial jangka panjang.
Namun, di luar pengelolaan THR, ada kalanya kebutuhan dana muncul secara mendadak, baik untuk kebutuhan penting maupun peluang usaha yang tidak bisa ditunda.
Dalam situasi seperti ini, ACC Danaku dari ACC ONE dapat menjadi solusi pendanaan yang layak dipertimbangkan.
Melalui ACC Danaku, Anda bisa mendapatkan pinjaman hanya cukup menjaminkan BPKB mobil dengan pencairan cepat dan limit yang bisa disesuiakan untuk berbagai kebutuhan.
Selain itu, ACC Danaku juga menawarkan tenor hingga 36 bulan dengan bunga rendah mulai dari 0,69% flat per bulan, sehingga cicilan dapat disesuaikan dengan kemampuan finansial Anda.
Proses pengajuannya pun praktis, dengan pencairan dana yang bisa dilakukan hanya dalam 1 hari kerja setelah dokumen dinyatakan lengkap.
Untuk membantu Anda merencanakan pembayaran dengan lebih matang, tersedia pula fitur simulasi kredit yang memungkinkan Anda menghitung estimasi cicilan terlebih dahulu sebelum mengajukan pinjaman.
Kunjungi website resmi ACC ONE untuk mengetahui informasi lebih lengkap dan temukan solusi pendanaan dengan proses yang praktis dan mudah untuk berbagai kebutuhan finansial Anda.
#tips
#keuangan
Berita Lainnya
Lihat semua