Kami sedang menyiapkan yang Anda perlukan

BeritaSeputar Dana
19 Januari 202622Pembaca
Bagikan :
Dalam beberapa tahun terakhir, minat terhadap usaha modal kecil menguntungkan terus meningkat. Banyak orang ingin mulai usaha tanpa harus menunggu modal besar, apalagi di tengah biaya hidup dan ketidakpastian ekonomi.
Menariknya, usaha bermodal kecil justru sering lebih lincah. Pilihan niche-nya banyak, bisa dimulai dari rumah, dan perputaran uangnya relatif cepat.
Namun, seperti bisnis lainnya, usaha kecil bukan hanya soal ide. Ada proses operasional, alur pembayaran, dan pengelolaan keuangan yang perlu ditata sejak awal agar usaha tidak berhenti di tengah jalan.
Yuk, simak jenis usaha modal kecil yang potensial, beserta tantangan dan cara mengelolanya dengan lebih rapi.

Usaha camilan seperti tahu pedas, cireng, pentol, atau snack manis masih punya pasar besar karena harganya terjangkau dan mudah dijadikan impulse buying. Model usaha ini cocok untuk pemula karena bisa dimulai dari booth kecil atau dapur rumah.
Namun, karena margin biasanya tipis, kontrol bahan baku dan pencatatan penjualan harian jadi faktor penentu apakah usaha benar-benar menguntungkan.
Frozen food rumahan seperti risol, dimsum, bakso, atau ayam ungkep banyak diminati karena praktis dan tahan simpan. Usaha ini fleksibel karena bisa dimulai dari pre-order dan dikembangkan ke reseller.
Tantangannya ada pada manajemen stok dan arus kas. Tanpa pencatatan yang rapi, uang sering habis untuk produksi ulang tanpa benar-benar tahu untungnya.
Laundry kiloan tetap relevan, terutama di area kos, apartemen, dan perumahan padat. Meski butuh investasi mesin di awal, usaha ini punya repeat order tinggi dan cash flow yang relatif stabil.
Di sisi lain, biaya listrik, air, dan perawatan mesin sering dianggap sepele, padahal sangat mempengaruhi profit jika tidak dipantau rutin.
Menjadi reseller atau dropshipper cocok untuk yang ingin memulai usaha dengan risiko rendah. Anda bisa menjual produk orang lain tanpa harus menyimpan stok besar, baik lewat marketplace maupun media sosial.
Kuncinya ada di pengelolaan pembayaran dan pencatatan transaksi. Tanpa sistem yang jelas, keuntungan sering “hilang” di biaya admin, retur, atau selisih harga supplier.
Model pre-order untuk rice bowl, snack box, atau catering harian membantu menekan risiko makanan terbuang. Produksi disesuaikan pesanan, sehingga modal bisa berputar lebih aman.
Namun, usaha ini menuntut disiplin tinggi dalam jadwal produksi dan pembayaran. Keterlambatan bayar atau salah hitung pesanan bisa langsung berdampak ke arus kas.
Usaha jasa seperti desain grafis, admin online, penulisan konten, atau editing video membutuhkan modal minim karena berbasis skill. Potensi marginnya tinggi dan bisa dijalankan dari mana saja.
Tantangannya ada pada pencatatan invoice dan pembayaran klien. Tanpa sistem yang rapi, tagihan sering terlambat dibayar atau bahkan terlewat.
Bagi yang ingin sistem siap pakai, franchise modal kecil bisa jadi opsi. Produk sudah dikenal dan SOP biasanya lebih jelas, sehingga cocok untuk first-time entrepreneur.
Namun, di balik kemudahannya, tetap ada transaksi rutin seperti franchise fee, suplai bahan baku, dan setoran berkala yang perlu dicatat dengan baik.
Di tahap awal, banyak pelaku usaha fokus pada penjualan. Namun seiring usaha berjalan, tantangan berikut mulai terasa:
Pembayaran tidak tercatat rapi, antara transfer, cash, dan e-wallet
Sulit tahu untung-rugi sebenarnya, karena tidak ada rekap yang konsisten
Tanpa sistem sederhana yang tertata, usaha kecil justru rawan stagnan meski penjualan terlihat ramai.
Usaha kecil yang bertahan biasanya tidak menunggu “besar” dulu untuk rapi. Sejak awal, mereka mulai membiasakan buat invoice dengan rapi, mencatat pembayaran masuk dan keluar, dan memantau arus kas secara rutin.
Tujuannya bukan ribet, tetapi supaya pemilik usaha bisa mengambil keputusan berdasarkan data, bukan sekadar perasaan.
Salah satu solusi untuk mengatasi tantangan tersebut adalah menggunakan Paper untuk membantu pelaku usaha modal kecil mengelola invoicing dan payment bisnis dalam satu alur yang rapi.
Mulai dari membuat invoice, menerima pembayaran, hingga mencatat transaksi, semuanya terdokumentasi dengan jelas.
Dengan Paper, usaha kecil dapat:
Menagih pembayaran lebih terstruktur
Menjaga arus kas tetap terpantau
Sehingga, usaha lebih siap bertumbuh tanpa harus pusing dengan administrasi.
Usaha modal kecil menguntungkan bukan mitos, asalkan dijalankan dengan perhitungan yang tepat dan pengelolaan yang rapi. Ide bisa sederhana, tapi sistem di baliknya harus sehat.
Setelah melihat 7 ide usaha modal kecil menguntungkan, jika Anda tertarik untuk memulai bisnis franchise Anda sendiri tetapi masih terhalang oleh budget yang tipis, tidak perlu khawatir.
Karena dengan ACC Danaku dari ACC ONE, Anda dapat mendapatkan pinjaman dana tunai untuk memulai usaha Anda sendiri dengan limit yang besar dan proses yang cepat juga.
Selain itu, Anda dapat mengajukan pinjaman untuk memenuhi kebutuhan yang mendesak seperti renovasi rumah, biaya perawatan, biaya pendidikan, dan lain-lain.
ACC Danaku menyediakan pilihan tenor fleksibel dan suku bunga ringan mulai dari 8,35% per tahun, pengajuan pinjaman menjadi lebih terjangkau dan nyaman.
Dengan ACC ONE Anda juga dapat melakukan simulasi kredit untuk melihat estimasi dari cicilan yang harus Anda bayarkan per bulannya.
Transaksi bersama ACC ONE aman dan terpercaya karena sudah diawasi langsung oleh OJK.
Ayo, kunjungi ACC ONE sekarang juga dan nikmati pilihan terbaik untuk mendapatkan pinjaman usaha modal kecil menguntungkan yang cepat dan aman sesuai kebutuhan Anda!
#usaha
#modal
#kecil
Berita Lainnya
Lihat semua